Kemaren ada yg sms Mee, memberitakan bahwa hubungan dia akhirnya kandas. Meskipun menangis, tetapi saya bangga sama dia, karena dia berani untuk mengambil 1 keputusan yang tidak mudah. Saya tau sediikittt bahwa dia dalah satu dr teman-teman saya yang putus itu bergumul sebelon akhirnya mengambil keputusan untuk putus. So bukan suatu keputusan yang diambil ketika lagi emosi or gimane. Tapi keputusan yang lahir dari suatu pergumulan …
Saya bangga sama mereka, karena mereka berani untuk mengakui ada ‘something wrong’ yang membuat hubungan ini ngga bisa dilanjutkan. Ketika ada banyak pasangan yang tidak mau jujur dan mengakui bahwa mereka punya masalah, en malah bersandiwara bahwa everything is fine, masih ada orang-orang yang berani jujur pada Tuhan, pada diri sendiri dan pada pasangannya.
Saya bangga sama mereka, karena mereka berani untuk melepaskan seseorang yang begitu berarti, seseorang yang mungkin buat mereka adalah the best *sampai saat ini* dan membiarkannya pergi karena percaya Tuhan akan memberikan yang terbaik pada mereka dan pada orang yang mereka kasihi.
Saya bangga sama mereka, karena mereka berani untuk melepaskan seseorang yang begitu berarti, seseorang yang mungkin buat mereka adalah the best *sampai saat ini* dan membiarkannya pergi karena percaya Tuhan akan memberikan yang terbaik pada mereka dan pada orang yang mereka kasihi.
Untuk hati-hati yang sedang terluka, menangislah ketika kau ingin menangis, tidak usah berpura-pura kuat … karena Dia yang memberi air mata tau bagaimana harus menghapusnya Tuhan lebih dari tau bahwa ketika sebuah impian hancur, ada hati-hati yang retak. Dia sangat mengerti bahwa butuh waktu untuk membebat hati yang hancur Just take ur time … jatuhkan hatimu dan dirimu ke dalam tangan-Nya Dia yang menganyam hatimu, tau cara terbaik untuk memperbaikinya.
Lihatlah ke dalam cermin, dan kau akan melihat Kekasih Allah kau mungkin bukan lagi kekasihnya, tapi kau adalah dan akan selalu menjadi Kekasih Allah…
Thx to Grace
Dedicated for you-now-who dan hati2 yg lain yg lagi menangis
*Hugs* sabar ya... smuanya akan baik2 saja kok, it will pass


No comments:
Post a Comment