
Kemaren Mee menangisi badai lebat yang terjadi dalam hidup Mee. Sebenarna sih badainya udah lewat, tapi masi ada titik-titik air hujan yang jatuh. Masih ada mendung yang menggelayut. Dan Mee menangisi hujan tersebut. Mee menangis begitu keras dalam hati, dan berhenti melangkah. Mee menangisi kesalahan Mee.
Tapi ketika Mee melihat lagi, ternyata Tuhan itu bae. Mungkin badai itu masi ada, meninggalkan bekas yang tak akan hilang. Tapi Tuhan sudah menghapuskan kesalahan itu, untuk memulai langkah yang baru. Jalan yang salah sudah dihentikannya, kini akan ada langkah yang baru.

Hujan masi rintik-rintik
Mendung masih menggelayut
Tapi tak apa...
God is with me now.
Whom I shall fear?
Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Rom 8:31
Dedicated to Daddy:
Thank you for being where with me. This raindrops is very beautifull, rite?
Mengingat Sydney, setahun yang lalu*
I won't forget you :) Thank you for dropped by into my life

No comments:
Post a Comment