Sunday, August 28, 2005

Dysfunctional Family

note : dysfunctional family is the term used to describe a family where conflict, misbehaviour and abuse take place on a continuing basis, and in which the children live with the conception that this is normal (wikipedia.org)

Image hosted by TinyPic.com

Gambar diatas Mee ambil dr blognya Smoong. Katanya sih itu diambil dari sebuah hasil karangan UPSR (ebtanas-nya malaysia) Ga dijelaskan sih siswa kelas berapa, tetapi dari tulisannya yang bergaya polos, khas anak2, mungkin bisa diperkirakan kelas 2-3 SD.

Karena itu bahasa Malaysia, kalo bisa Mee terjemahin seperti gini:
"Semua orang di dunia ini mempunyai keluarga. Keluarga terdiri dari ayah, ibu, kakak, adik, nenek, dst.

Pertama-tama saya ingin memberi tahu bahwa (seharusnya) semua orang di dunia ini mempunyai keluarga yang lengkap dan sejahtera. Tetapi (sayangnya) adapula keluarga yang tidak lengkap dan sejahtera karena mereka lebih sering memilih untuk bertengkar daripada rukun.

Contohnya adalah keluarga saya. Saya mempunyai seorang ibu, juga seorang ayah. tetapi ibu saya pernah berkata bahwa dia pernah tidur di hotel dengan 3 orang lelaki.Kemudian lahirlah saya, dan itu menjadikan saya sebagai anak haram, anak diluar nikah. Hasil tes darah juga membuktikan bahwa saya mempunyai golongan darah yang berbeda dengan orang yang saya akui sebagai ayah di rumah."
Bisa kalian bayangkan, anak SD umur 8-9 tahun menulis seperti ini? Mungkin jutaan anak2 yang memiliki disfungsi keluarga di luar sana.
Ketika Mee baca tulisan itu, jauh dalam hati, Mee menangis. Kasihan? Tentu. Tetapi salah besar ketika kita hanya berhenti pada kata "kasihan'. Tidak cukup air mata yang tertebus dengan kata-kata kasihan. They need our encouragement. Dan orang2 yang pernah disana, dan sudah pulih, adalah orang yang tepat. Karena mereka pernah berada disana.

Mungkin apabila Mee disana, Mee akan memeluk anak itu sembari berkata "Hey kid, I know how it's feel, how hurt it is. I was there... I was there". Mungkin yang Mee alamin bukan 100% sama dengan kehidupan anak itu. Tapi Mee akan memberitahukan kunci keluar dari masalah, bahwa kita tidak perlu mengasihani diri kita atas hal-hal yang buruk yang telah terjadi dalam kehidupan kita. Entah kita dari keluarga broken home, anak haram kek, ga punya ibu, anak yatim piatu yg ditinggal di tong sampah, etc. Mee akan mengajarkan, bahwa segala sesuatu mendatangkan kebaikan. Seburuk apapun hal yang kita alami, atau seburuk apapun keluargamu.
"Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." Roma 8:28
Kini lihatlah dalam hidupmu. Mungkin kalian tidak pernah mengalami seperti apa yang saya alami, atau apa yg anak kecil itu alami. Apakah keliatannya hidup itu messy? and it seems so jumbled. Come to The Lord. He will heal you.

Sebab Mee percaya, ada sebuah lingkaran rohani dalam kehidupan ini. Dipulihkan untuk memulihkan, diberkati untuk memberkati. Dan aku percaya bahwa segala sesuatunya mendatangkan kebaikan, seburuk apapun itu.

Mee sudah pulih, kini saatnya dipulihkan untuk memulihkan. Just use me, dear Lord... Just use me..


No comments: