Wednesday, December 03, 2003

Umur Manusia

Umur manusia singkat banget. Siapa yang bakal tahu. Siapa yang bakal menjamin? Salah satu temen di kantor Mee tadi ndak masuk. Ternyata doi turut mengubur salah seorang familinya. Familinya yang meninggal ini udah separuh abad, bapak-bapak. Tapi masih segar bugar. Istrinya yang sebayanya dia malah menderita penyakit kronis menahun dan diramalkan oleh dokter bahwa usianya ndak lama.
Tapi ternyata, suaminya meninggal terlebih dahulu. Padahal semua orang menyangka yang meninggal adalah sang istri, yang emang udah lama menderita komplikasi dan penyakit akut.
Ngomong2 soal kematian, Mee barusan ngomong via chatting ama Ken Ken, ternyata doi ken-ken meninggal karena kanker otak. Sedih... gara-gara ngomong ama ken-ken, Mee jadi teringat papa. Papa juga sakit kanker otak dan meninggal. Untungnya sebelum papa 'pergi', beliau udah terima Tuhan dulu.
Umur manusia siapa yang tahu? Mee juga ndak tahu kapan Mee akan mati. Hmm... rasanya jadi peringatan buat kita semua, supaya berjaga- jaga dalam hidup kita. Karena kita ndak tahu kapan kita akan mati. Watchout, guys.

Psa 103:15-16 ITB
(15) Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput, seperti bunga di padang demikianlah ia berbunga;
(16) apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia, dan tempatnya tidak mengenalnya lagi.


to God: Mee rasa ini teguran juga yah? Tengkyu dad
to Ken : Chiayo yaa? Jangan sedih, Mee dukung doa...

No comments: