"Kemacetan yang tak ada henti-hentinya. Sebaiknya pemerintah mulai membatasi jumlah mobil yang ada" Rini, 36, Sekertaris.
Ah kalo gw sih punya uang, ya pasti beli mobil lahh. Siapa yang mau naik angkot kalo gak kepaksa? Iya ngga? PR buat pemerintah supaya mengatur keamanan angkot, jdnya bisa betah naik angkutan umum.
"Kesenjangan sosial yang sangat timpang" Tika 27, Wiraswasta.
Mari kita hitung tingkat kesenjangan di Indonesia. Aku ambil yg paling atas dulu deh. Masih inget Tanri ABheng? Manajer 1 milliar / tahun. Pukul rata aja gajinya sebulan 100 juta.
Masih inget Mbah Marijan. Juru kunci gunung Merapi? Gajinya sebulan hanya 5 rebu. Bayangin ngga? jauhnya kayak apa?
Makanya skrg akibat keadaan ekonomi gak jelas gini, banyak yg ambil jalan pintas jd pencopet, garong, bahkan tukang gendam.
"Naskah cerita sinetron Indonesia yang makin tidak masuk akal" Fabiola, 21, mahasiswa.
Garing abis kan? Makanya kalo Prime Time (jam 7-9malam, jam tayang utama sinetron2 Indo)aku sih lebih milih nonton pilem binatang2an di LATivi. lebih mendidik dan gak buang2 emosi
"Nilai tukar rupiah sehingga bisa kembali Rp. 2000/ dolar Amerika" Anita, 41, pengusaha.Nah ini setuju banget. Rasanya yang lain setuju juga ya? :) Ga usah ngomong banyak. Bisa belajar ke luar negeri tanpa ha rgb(255, 255, 255);"> I believe in a thing called love
Just listen to the rhythm of my heart
There's a chance we could make it now
We'll be rocking 'til the sun goes down
I believe in a thing called love
Ooh!


No comments:
Post a Comment