Letter to Tian Fu
Tian Fu,
I'm going to marry, soon. Tapi I have to admit that I'm scared. I'm going to face a new life, a new beginning. Tian Fu, hidupku Engkau yang tahu, smua ketakutan, keraguan, asa dan harapan, hanya Tian Fu yang tau. So help me, to walk along this path.
Ga krasa ya, tau2 umurku dah seperempat abad. Sebentar lagi menikah. Omong2 soal menikah, sekarang ni ceritanya aku lagi mempersiapkan batin. Setiap hari bertanya2 pada diri sendiri: mampu gak ya aku jadi istri yang baik, jadi ibu yang baik?
Sementara kalo aku disuruh menilai kehidupanku sendiri, dengan jujur aku mengakui aku bukan orang yang baik. Aku masih dipenuhi dengan cacat dan ketidak sempurnaan, hidupku juga tidak bisa dibilang bagus dan baik. Banyak luka, kepaitan, jatuh bangun. Banyak sekali permasalahan dan pergumulan yang harus kuhadapi, tapi aku harus berusaha untuk bangkit.
Thian Fu, help me. I'm going to walk in the new path. Plis help me, God
Tianfu shi wo ya nin er nu
shi wo yi sheng dou pei de nin en dian
shi yong wo fu he tian fu nin de zhi yi
Tian Fu,
I'm going to marry, soon. Tapi I have to admit that I'm scared. I'm going to face a new life, a new beginning. Tian Fu, hidupku Engkau yang tahu, smua ketakutan, keraguan, asa dan harapan, hanya Tian Fu yang tau. So help me, to walk along this path.
Ga krasa ya, tau2 umurku dah seperempat abad. Sebentar lagi menikah. Omong2 soal menikah, sekarang ni ceritanya aku lagi mempersiapkan batin. Setiap hari bertanya2 pada diri sendiri: mampu gak ya aku jadi istri yang baik, jadi ibu yang baik?
Sementara kalo aku disuruh menilai kehidupanku sendiri, dengan jujur aku mengakui aku bukan orang yang baik. Aku masih dipenuhi dengan cacat dan ketidak sempurnaan, hidupku juga tidak bisa dibilang bagus dan baik. Banyak luka, kepaitan, jatuh bangun. Banyak sekali permasalahan dan pergumulan yang harus kuhadapi, tapi aku harus berusaha untuk bangkit.
Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berseru. Dan Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong masuk ke telinga-Nya. II sam 22:27Kayaknya ntar kita ga bakal ngadain pesta besar, paling pemberkatan nikah sama buka meja di resto. Uda ngomong banyak hal sih krmn, soalnya uangnya mo dipake sebagai jaminan Bank Guarantee sbg modal usaha (yang jd businessman dan contractor pasti tau). Kepengen sih ngrayain agak meriah gitu, tapi yah.. demi masa depan kayaknya ada hal2 yang mesti di kompromikan. Mungkin persiapannya gak begitu ribet ya, krn pd dasarnya aku ga suka sesuatu yg mbulet,rumit,complicated. Yang rumit itu permintaan dari 2 belah pihak keluarga. Nyocokinnya susah, yang pernah merit sebelumnya awal2 pasti kayak gini :)
Thian Fu, help me. I'm going to walk in the new path. Plis help me, God


No comments:
Post a Comment