
Tuhan mengijinkan musim gugur terjadi, karena Ia tahu. Daun2 perlu berguguran,
supaya sang pohon dapat bertahan untuk menghadapi ganasnya musim dingin.
Terkadang sebagai manusia, kita mempunyai banyak angan, impian, dan harapan. Itu tidaklah salah, semua manusia normal mempunyai angan2, impian, dan harapan. Namun tidak selamanya apa yang kita impikan, apa yg kita angankan dapat menjadi kenyataan. Lebih sering kita harus merasa sakit ketika `impian dan angan` itu harus terenggut paksa dari kehidupan kita.
Bayangkan bila setiap impian dan harapan, adalah daun2 yang ada dalam sebatang pohon. Semua pohon mempunyai harapan untuk dapat mekar, berseri di musim semi. Namun terkadang, ada hal-hal yang diijinkan Tuhan terjadi. Seperti pada saat autumn ini, daun-daun berguguran, seiring dengan hilangnya harapan2 kita.
Tuhan kayaknya kejam ya, ketika ia mengijinkan daun2 itu mati berguguran. Tapi lihatlah dibalik semua itu, sesungguhnya Ia tengah melindungi pohon-pohon itu. Tuhan tahu bahwa daun itu lebih baik jatuh berguguran, daripada pohon itu mati karena tidak dapat bertahan menghadapi ganasnya musim dingin.
Sebagaimana manusia biasa, aku punya banyak keinginan dan cita-cita. Aku kepengen S2 lagi, kepengen ambil Visual Com Design di CSULB California State University of Long Beach, juga kepengen menikah, kepengen punya rumah sendiri, kepengen buka my own cafe, there is so many hope :) Tapi seandainya Tuhan mengijinkan salah satu (atau semua) dari mimpi2 saya jatuh berguguran, saya tau itu demi kebaikan saya.
Namun sebetapa baiknya kita tahu bahwa segala sesuatu mendatangkan kebaikan, hal itu tetaplah sakit. :) Sesakit ketika Tuhan mengijinkan kita bertemu dengan `orang` yang salah, sesakit ketika mereka pergi meninggalkan luka dihati kita, sesakit ketika cita2 dan impian kita tidak tercapai.
Tapi tidak apa. Saya tahu bahwa Tuhan tahu yang terbaik, tanpa saya sadari, toh suatu saat musim semi akan datang. Seiring dengan nyatanya janjiNya dalam hidupku. Ada hal2 yang diijinkan `terambil` dalam hidupku, tetapi saya harus bisa bersyukur buat rancanganNya dalam hidukup. Segala sesuatu indah dalam waktuNya, bukan waktuku. RancanganNya bukan rancangan kecelakaan, melainkan rancangan damai sejahtera.
Musim dingin nanti ini mungkin akan sangat menyeramkan bagi saya, tapi ketika suatu saat nanti melihat hangatnya musim semi, saya akan bersyukur buat daun2 yang sudah jatuh dan mati.
The Good Quotes:Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel
Dedicated to:
1. Orang-yang-ngutang-poto-autumn-pada-Mee: Mungkin engkau adalah salah satu daun yang Tuhan ijinkan gugur dr batangku. Tapi aku bersyukur dapat memilikimu sebagai sodara dan sahabat.
2. Lily: Ly, sabar ya? Tuhan tau yang terbaik. Waktu pasti akan menyembuhkan semuanya. Jiao Yu ya.. Musim semi akan segera datang
3. Angie yang lagi nunggu musim semi datang dalam hidupnya: God is so good rite. He is been so faithfull to you. Love your work and your life there ya
4. My own heart: Believe to His promises. He will guide you. Musim dingin mungkin menakutkan.. But when you're walking with Him, who will defeat us? Semangat ya hatiku!
5. Van: Kadangkala Tuhan mengijinkan kita bertemu orang yang salah, supaya kita bisa menghargai orang `tepat`yang diberikan Tuhan pada kita, pada waktuNya, bukan waktu kita. However, thanks for dropping by into my life. Wish you hapilly ever after with Virginia
------------------
Sori agak telat, Mia mengucapkan Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir bathin bagi yang merayakannya. Semoga kita kembali ke fitrahNya. Amin

No comments:
Post a Comment