Banyak bajing tanah tidur di dekat rumah kami selama musim dingin, dan muncul kembali ketika salju mencair di musim semi. Saya dan istri saya Carolyn suka mengamati mereka berlari bolak-balik dari satu lubang kelubang lain, sementara yang lain berjaga-jaga seperti pengawal kecil untuk mewaspadai datangnya pemangsa.
Pada pertengahan Mei, seorang pria dari lapangan golf di dekat rumah datang naik traktor hijau kecil, membawa setangki gas mematikan. Perawat lapangan golf itu memberi tahu kami bahwa makhluk-makhluk kecil itu harus dibasmi karena telah menggali banyak lubang di padang golf. Beberapa bajing tetap bertahan hidup, tetapi kebanyakan mati.
Kami selalu sedih setiap kali melihat traktor itu datang.Seandainya bisa, saya akan mengejar hewan-hewan kecil itu supaya pergi. Saya akan merusak lubang mereka dan memaksa mereka mencari tempat tinggal lain. Saya yakin mereka akan marah terhadap tindakansaya, tetapi semua itu semata-mata demi kebaikan mereka.
Demikian juga Allah. Terkadang Dia menghancurkan "sarang-sarang" yang membuat kita nyaman. Namun di balik setiap perubahan yang menyakitkan,ada kasih dan tujuan kekal-Nya. Dia tidak kejam atau bertindaksemau-Nya sendiri. Dia sedang bekerja untuk kebaikan kita (Roma 8:28).Dia ingin agar kita "menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya" (ayat29) dan memberi kita sukacita yang besar di surga selamanya. Jadi, mengapa kita harus takut menghadapi perubahan jika itu berasal dari Dia yang kasih-Nya kepada kita tak pernah berubah?
KASIH ALLAH MUNGKIN TAMPAK KEJAM
SAMPAI KITA MELIHAT KEMBALI KE BELAKANG
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.Dan mereka yang tentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.
Pada pertengahan Mei, seorang pria dari lapangan golf di dekat rumah datang naik traktor hijau kecil, membawa setangki gas mematikan. Perawat lapangan golf itu memberi tahu kami bahwa makhluk-makhluk kecil itu harus dibasmi karena telah menggali banyak lubang di padang golf. Beberapa bajing tetap bertahan hidup, tetapi kebanyakan mati.
Kami selalu sedih setiap kali melihat traktor itu datang.Seandainya bisa, saya akan mengejar hewan-hewan kecil itu supaya pergi. Saya akan merusak lubang mereka dan memaksa mereka mencari tempat tinggal lain. Saya yakin mereka akan marah terhadap tindakansaya, tetapi semua itu semata-mata demi kebaikan mereka.
Demikian juga Allah. Terkadang Dia menghancurkan "sarang-sarang" yang membuat kita nyaman. Namun di balik setiap perubahan yang menyakitkan,ada kasih dan tujuan kekal-Nya. Dia tidak kejam atau bertindaksemau-Nya sendiri. Dia sedang bekerja untuk kebaikan kita (Roma 8:28).Dia ingin agar kita "menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya" (ayat29) dan memberi kita sukacita yang besar di surga selamanya. Jadi, mengapa kita harus takut menghadapi perubahan jika itu berasal dari Dia yang kasih-Nya kepada kita tak pernah berubah?
KASIH ALLAH MUNGKIN TAMPAK KEJAM
SAMPAI KITA MELIHAT KEMBALI KE BELAKANG
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.Dan mereka yang tentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.
My Prayer:
Daddy, I'm lost without you, please guide me all the way. I need you. Keluarin nonik dr zona kenyamanan nonik. Nonik butuh Daddy. I Love You, Daddy

No comments:
Post a Comment