Wednesday, April 14, 2004

Kesetiaan, ujian kasih yang sejati

-Dedicated to My Beloved Lil Bro-

Ini ada artikel tentang anjing:

Bagi seekor anjing, seorang tuan atau nyonya untuk dikasihi, dihargai, dan dipatuhi adalah kebutuhan yang mutlak. Ribuan ekor anjing berusaha menunjukkan kasih mereka dengan cara menghambur, meloncat, menjilat, dan mengibaskan ekornya disaat tuannya pulang ke rumah. Bagi orang lain yang melihat, itu adalah salah satu bukti nyata dari kasih seekor anjing.

Tetapi ujian dari kasih yang sebenarnya adalah ketika anjing tersebut mempunyai kesempatan untuk keluar rumah dari pagar yang terbuka lebar di saat pemiliknya tidak sadar.
Apakah anjing itu akan pulang kembali atau tidak, tiada yang tahu juga
Kasih yang sejati justru di buktikan ketika pintu terbuka, dan anjing itu tetap berada dalam jarak yang dapat dilihat oleh pemiliknya. Karena tuannya adalah segalanya bagi anjing itu.


Message for my little bro in Sydney:
Dear dd yang tersayang, dd tahu bahwa cc sayang kamu banget. I know that you need time to think.
Dede, cc Cuma mo kasih tahu kalo Tuhan sayang banget sama kamu. Mungkin saat ini adalah saat2 dimana kamu berjalan sendiri, tanpa ada seorangpun disisimu. Jangan kuatir de, meski kita berbeda benua, Dia akan selalu ada buat kamu.

Pergilah, kalau memang kamu butuh waktu untuk sendiri, hanya satu pesanku.. kembalilah.. gunakan waktu yang ada untuk berpikir semuanya, ingatlah kasihNya, yang tak pernah berakhir, dia yang menyertaimu dari awal, Dia juga yang akan mengakhiri. Percayalah padaNya, serahkan semuaNya, studimu, pekerjaanmu, pasangan hidupmu, termasuk segala kekuatiranmu.

Apabila sudah selesai, pulanglah.. karena Dia selalu menunggumu, sama seperti halnya aku akan menunggumu kembali di rumah. Don’t be too far away from home, lil bro!
Apapun yang terjadi, tetaplah setia. Mungkin saat2 ini Daddy tengah menguji imanmu, dan kesetianmu. Aku berharap, engkau dapat tetap setia, apapun yang terjadi.

Yang mengasihimu; cie-cie

No comments: