Belakangan ini Mee bawaannya stress sama pekerjaan. Bukannya nggak bersyukur sih, cuma rasanya udah terlalu overload. Mee kerja tiap hari dari jam 8 pagi ampe jam 8 malem. Tapi pulangnya lebih malem lagi, soalnya Mee numpang mobilnya temen yang baru selesai ngajar jam 9 malem. Mana doi kalo ngajar suka bersemangat sekali. Kadang baru keluar dari kantor jam 10an. So, pulang sampe rumah tinggal bobo. Soalnya udah jam 11 malem.
Mee seneng banget sama pekerjaan Mee. Tapi Mee sedihnya ndak ada waktu buat keluarga Mee. Mee ndak isa jalan - jalan bareng meme Mee. Ndak isa jalin hubungan, ndak isa becanda sama mereka. Mee kangen sama mereka.
Mee juga jarang komsel gara - gara persoalan yang satu ini. Sedihhh luar biasa! I love my job very much!!! Dari sini Mee bisa menguasai banyak software! Pas Mee kuliah di jurusan Desain Komunikasi Visual UK Petra, Mee cuman menguasai beberapa software doang. Paling ya cuman Freehand ama Potoshop, dengan kemampuan yang biasa - biasa saja. Tetapi sejak Mee keterima kerja di Digital Studio, kemampuan Mee berkembang pesaaaatt!!
Mee bisa menguasai beberapa software sekaligus!
-------------------
Adobe's family:
Photoshop, Pagemaker, Image Ready, Illustrator, After Effect, Premiere, InDesign
Macromedia's Family:
Free Hand, Dreamweaver, Fireworks, Flash, Director
Discreet : 3d Studio Max
Corel, en bberapa software lain yang Mee ndak inget
-------------------
Mee sudah ngomong sama beberapa org sih.. tapi keliatannya kita masih kekurangan orang. Mee suka banget sama pekerjaannya Mee, asli!!! I love my job very much! Tapi... kok rasanya Mee malah kurang memperhatikan keluarga ya? Keluarga Mee belum semuanya lahir baru. Trus, kalo Mee cuman nyetor badan buat istirahat, apa gunanya?
Jujur Mee sedih banget. Mee kangen saat2 bersama keluarganya Mee.Mee lagi bingung. Mee harus apa? Haruskah Mee keluar dari pekerjaan? Kadang2 Mee ndak konsen, soalnya besoknya harus mikir lagi; materi besok apa ya? kasih tugas apa ya ke siswa? jadi tuu rasanya 24 jam pikirannya Mee tuh ke pekerjaan.
Tapi kalo mo keluar ya sungkan. Soalnya bosnya tuh lumayan deket sama Mee. Ndak enak juga sama seseorang yang udah ngasih pekerjaan ini. Mana mamanya baik juga. :(( What should I do, guys?
Lagian Mee tuh ditraining di Jakarta dengan biaya yang ndak murah. Kalo Mee keluar, Mee takut jadi batu sandungan buat yang lain. Jujur Mee pengen nangis...
Lord : What should I do? ( hikss... hiksss...)
Sunday, November 16, 2003
Must I quit my job?
Posted by
Meechan
at
23:22
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment